Dalam upaya memperkuat kolaborasi strategis antara dunia pendidikan dan industri, Politeknik Bhakti Bunda Cendikia (PBBC) Pekanbaru sukses menyelenggarakan seminar nasional bertajuk "Masa Depan Zero Accident di Era Industri 5.0". Acara yang berlangsung di Auditorium Utama PBBC ini dihadiri oleh pimpinan Health, Safety, and Environment (HSE) dari 20 perusahaan minyak dan gas (migas) terbesar di Indonesia.
Seminar ini menjadi tonggak sejarah penting bagi PBBC sebagai institusi pendidikan vokasi yang berfokus pada Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di kawasan Riau. Direktur Politeknik BBC, Dr. M. Rizal, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan vokasi tidak boleh berjarak dengan kebutuhan nyata industri.
Adaptasi Teknologi Keselamatan di Era 5.0
Salah satu sesi panel yang paling menarik perhatian adalah diskusi mengenai pemanfaatan *Artificial Intelligence* (AI) dan sensor *Internet of Things* (IoT) dalam memprediksi kelelahan pekerja (*worker fatigue*) di area rig pengeboran. Para praktisi industri menyoroti bagaimana data real-time dapat digunakan untuk mencegah kecelakaan fatal sebelum terjadi.
Acara ini juga ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Politeknik BBC dengan 5 perusahaan migas untuk penyediaan program magang bersertifikat, memberikan kesempatan emas bagi mahasiswa tingkat akhir untuk merasakan pengalaman kerja di lapangan dengan standar keselamatan global.